The Sexiest Agent – Part 4a


NKNK

~ Title ~

The Sexiest Agent

~ Author ~

Bekicot Princess / Saarah Salsabila Shofa

~ Genre ~

Action, Romance, Fluff, Life, Angst, AU

~ Main Cast ~

Kwon Yuri

~ Support Cast ~

Kim Jong In aka Kai EXO

Choi Siwon aka Siwon SJ [Senior Yuri di CIA]

Carlos aka OC

Choi Soo Young aka Sooyoung GG

~ Special Cast ~

Choi Seunghyun aka TOP Bigbang [Kepala Kepolisian]

Park Jiyeon aka Jiyeon T-ara [Translator Yuri]

BoA [Partner Yuri]

~EXO, GG, SJ, SHINee, INFINITE, BToB~

~ Summary ~

Information is the most dangerous weapon of all

###

WARNING: PG-15 / PG-17 [ BIT English ]

NO PLAGIATOR AND SILENT READERS

 Previous Part | TEASER | CHAP 1CHAP 2a | CHAP 2b | CHAP 3 |

“Siapa kalian?” Ujar Neulmi. Takut. Suara nya bergetar. Si wanita tinggi angkat bicara dan melayangkan senyum palsu pada Neulmi. ” Izinkan kami duduk dan kami akan bicara “

Lalu mereka bertiga sudah duduk di depan perapian. Neulmi duduk dengan perasaan takut menyelimutinya. Sedangkan dua orang di depannya merasa tidak seharusnya di perlakukan seperti ini oleh tuan rumahnya. Mereka biasa di perlakukan menawan. Sang tuan rumah harusnya menyambut mereka dengan ramah, lalu dengan segera mempersilahkan nya duduk di sofa terbaik. Demikian hingga sang tuan rumah menyajikan wine Chianti Classico yang secara spesial di datangkan dari Tuscany, Italia.

“Itu tidak jadi soal, Carlos ” Wanita tinggi tadi duduk dengan anggun dan menyinggung partnernya, Carlos Slim Helu. Seorang lelaki pucat yang berasal dari Mexico.

Wanita tinggi itu menatap Carlos lama lalu mengalihkannya ke Neulmi yang ketakutan. ” Santai saja ” Ucap wanita tinggi itu lalu menepuk pundak Neulmi. ” Kau akan baik – baik saja ” Lanjutnya,

” Dimana orang tuaku ? ! ” Neulmi sudah tidak bisa menyembunyikan instingnya yang sedari tadi meluap – luap. Pasti kedua orang ini berhubungan dengan orang tua nya di Daejeon.

Lelaki pucat tadi mengangkat sebelah alisnya dan berdecak kesal. Tangannya hendak menyentuh dagu Neulmi. Namun, wanita tinggi itu menepisnya. ” Tidak, Carlos “

Wanita tinggi itu memperkenalkan diri. ” Choi Sooyoung. Sedangkan dia Carlos Slim Hel–“

” Cukup Carlos saja ” Cegah Carlos tiba – tiba. Nama tengah dan akhirnya sungguh memalukan. Sooyoung tidak melanjutkan dan menatap Neulmi.

” Kau mencemaskan mereka? “

Neulmi mengangguk ” Tentu saja. Mereka orang tuaku “

” … Yang terbaik dari seluruh orang tua di dunia ” Lanjutnya serius. Rasa ketakutan sudah memudar darinya.

” Mereka kami bunuh, namun bilang saja pada adikmu. Mereka kecelakaan ” Wanita bernama Sooyoung itu menatap tajam Neulmi. Lalu tersenyum palsu.

###

” Ketua bilang ini  takdir mereka. Jadi tidak perlu khawatir.. ” Sooyoung membelai rambut Neulmi. Mengisyaratkan rasa sayang namun.. tidak.

” Atau bilang saja kecelakaan mobil, di Daejeon?” Carlos menyeruput atmosfer dengan suara nyaringnya. Lalu memalingkan muka dari Sooyoung. Ia menatap salju yang berjatuhan di halaman lalu beralih ke satu satunya pohon di halaman itu.

” Garis darahmu. Masih mewakili Kim Hyora dan Kim Jaesook, maka kau juga harus mengikuti jejak mereka” Alih Sooyoung lalu menyentuh telapak tangan Neulmi. Mengelus denyut nadinya yang terpandang hijau halus dari mata runcingnya. “Tidak, kalian tidak akan kami musnahkan” Lanjut Sooyoung.

Carlos hendak berbicara. Namun death glare Sooyoung menghentikannya.

Anak seorang Kim pasti akan berkhianat juga kan.

Sooyoung mengerti apa yang dipikirkan Carlos. Semuanya, bahkan dendam Carlos terhadap keluarga ini.

” Kau akan menjadi bagian dari kami. Menjadi boneka dari bos kami yang entah apa namanya” Alih Sooyoung lagi. Ia semakin menekan nadi Neulmi. Membuat Neulmi memandangnya takut.

” Kau harus bersedia, dear …–“

“–mau bagaimanapun juga tak ada pilihan” Sahut Carlos sambil memainkan isi gelasnya. Bukan wine, itu adalah sebuah teh.

Dalam 10 detik terakhir. Neulmi membeku, lidahnya kelu serta peredaran darahnya seakan tidak berjalan. Tubuhnya kaku karena kata-kata orang asing di depannya. Yang hanya separuhnya Neulmi mengerti.

Jika ayah dan ibuku berkhianat. Mengapa mereka tidak tinggalkan saja keluargaku? Mengapa mereka masih menginginkan bibir dari keluarga ini?

” Kau sanggup kan?”

Carlos menyiapkan senjatanya di balik jas.

Neulmi mendelik lamat. Lalu meneguk ludah.

” Aku sanggup. Dan mohon jangan ganggu adikku dan keluargaku”

Flashback END

Kritik dan Saran ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s