My Twin My Enemy [Intro FF]


My Twin My Enemy

Fanfiction idea by @renirenireni4

Chaptered

Casting Kim Ki Bum & Kim Kyuhyun ( Sorry for changing the name )

…Begin…

Kibum POV

Aku Kim Ki Bum. Kelahiran 1887. Satu tahun lebih tua disbanding iblis kecil yang sok ganteng, Kim Kyuhyun. Yang katanya famous di sekolah, yang katanya selalu mendapat nilai 100 di tiap ulangannya, yang rambutnya selalu dibelai eomma tiap mau berangkat sekolah, yang selalu menghilangkan kunci kamar mandiku dan barang-barang pribadiku. Mungkin aku adalah kakak yang paling sabar di dunia. Cukup sabar untuk menghadapi iblis kecil dengan mata seperti boneka itu. Jangan terhipnotis dengan senyumannya ataupun tatapan melasnya. Itu hanya akan mengutuk diri kalian sendiri. Dan yang gilanya, dia ngotot padaku bahwa namanya adalah Cho Kyuhyun. Ya ampun iblis kecil, jangan bermimpi! Mau jungkir balik juga margamu akan tetap Kim seperti kakakmu ini. Oh jangan katakana di paragraph pertama ini aku menceritakan tentang iblis itu? Oh shit, baiklah ayo berganti topic.

Aku bias dibillang cukup tinggi. Tubuh kurus tinggi 180cm dengan rambut hitam konvensional. Kurus kerempeng karena aku tidak suka makan. Mereka bilang aku dingin, cuek, dan apalah itu? Entahlah mereka bilang aku kulkas berjalan. Namun aku tidak peduli. Terserah, yang penting aku masih bias hidup di dunia ini.

Kyuhyun POV

Hai aku Kim Kyuhyun! Sebenarnya aku punya nama khayalan saat umurku 10 tahun. Aku dengan keras kepalanya bilang pada semua orang bahwa namaku Choi Kyuhyun karena yang bermarga Choi itu langsung didakwa seorang yang kaya. Namun 1 tahun kemudian aku mendapat ilham bahwa namanya Cho terdengar lebih menarik dan seksi. Sehingga pada usia 11 tahun aku menulis namaku di buku tulis dengan tajuk ‘Cho Kyuhyun’. Namun teman-teman ku bilang tanpa bermarga Choi atau Cho aku tetap kelihatan kaya. Ya memang sih appa mengelola tambang batu bara di berbagai daerah di dunia sedangkan eomma adalah gadis tua yang bekerja di salah satu perusahaan majalah fashion terkemuka di dunia. Ia pandai menyulap artikel menjadi menarik dan wajahnya yang sangat cantik juga mendorongnya berpotensi menjadi peraga busana atau yang biasa kita sebut model.

Tidak ada kakak terbaik selain Kim Ki Bum! Mau ku apa-apakan juga ia akan diam seperti batu. Ya, walau mukanya terlihat seperti menahan beban amarah, namun aku yakin ia tegar. Pokoknya, ia itu kakak terbaik sekaligus terkonyol. Saat makan malam bersama appa dan eomma lagaknya seperti pejabat sakit gigi namun ketika bermain game lagaknya seperti tukang ikan di pasar amis. Ia kadang aneh. Pernah suatu hari ia bilang aku adalah iblis kecil. Namun, apakah ia buta? Semua orang menjuluki aku malaikat okay? Kibum, begitulah panggilannya. Cukup tampan. Namun masih tampan aku tentu saja. Aku dengar dia mantan peserta club bola. Tentu saja ia cukup terkenal. Namun perlu diingat masih terkenalan Kyuhyun tentu saja. Cukup terkenal si Kibum itu. Sayangnya ia terlalu dingin sehingga gadis-gadis tidak ada yang menyukainya. Hah, pabboya namja.

07:00 AM

“Kami pergi!”

Kyuhyun seleboran menanggalkan tas ke pundaknya sembari menggigit roti panggang yang baru keluar dari pemanggang roti. Selai stroberinya meluber ke sisi-sisi pinggiran roti. Yang untungnya tidak jatuh mengenai seragam sekolahnya. Berbanding terbalik dengan itu semua. Kakaknya, Kim Ki Bum dengan gaya tidak sabar menunggunya di dalam mobil. Ia yang menyetir.

“Bisa lebih cepat?” Kilahnya setengah berteriak. Tangannya sudah mengepul sambil memeluk stir kemudi. Keningnya sudah berkerut saja. Iblis satu itu tidak mematuhi aturan lagi. Bangun tidur pukul tujuh kurang lima belas. Padahal masuk sekolah pukul tujuh tepat. Kyuhyun adalah makhluk yang sangat ajaib. Tepatnya sangat  ajaib.

Kyuhyun langsung berlari sambil cengengesan. Roti nya ia telan bulat-bulat bersamaan dengan selai yang tercerai berai menghiasi bibir merahnya. Itu? Itu yang dibilang malaikat?

Ibunya yang sudah rapi mengenakan setelan baju kantoran (rok selutut dengan warna yang soft) berdiri di ambang pintu sembari menatap prihatin putranya yang lari-lari dari ruang makan ke pintu depan—dengan wajah cengengesan—namun wanita itu memakluminya karena memang susah mengubah tabiat Kyuhyun.

Setelah hitungan detik, baru lelaki berambut cokelat dan bola mata yang cokelat pula mendekati ibunya sembari menunduk, minta dibelai rambutnya. Ibunya langsung mendesah pelan namun segera dilukiskan senyum di bibirnya. “Lain kali bangun pagi, kasihan kakakmu menunggu lama..” Ucapnya. Kyuhyun hanya mengangguk karena di mulutnya masih penuh roti. Ibunya menggeleng-gelengkan kepala. “Yasudah belajar yang rajin ya!”

“Iye-a eomma!” Jawabnya saat membuka pintu mobil sembari menengok kea rah eommanya. Kata-katanya masih tidak jelas karena tersumpal roti. Sementara itu kakaknya yang duduk di kursi kemudi mendengus kesal. ‘Kapan dia mati ya?’

TAP

Pintu ditutup dengan keras oleh Kyuhyun—bukan karena marah dan juga bukan karena kesal—melainkan memang kebiasaannya. Kebiasaan yang seperti anak kecil. Kibum tidak banyak berbicara, setelah Kyuhyun menutup pintu mobilnya. Ia langsung menginjak pedal gas dan mobil pun melaju. Sebelum keluar dari pagar rumah, mobil harus melintasi bundaran baru pagar otomatisnya membuka. Pagarnya setinggi 11 meter. Jadi potensi untuk mencuri sangatlah kecil, belum lagi satpam yang digaji ratusan juta. Tentu tidak akan menyia-nyiakan hidupnya untuk dipecat. Rumah mewah keluarga Kim ini patut diacungi jempol. Selain mewah, rumah ini canggih dan canggih jauh seribu kali lebih hebat daripada sekedar mewah. Kyuhyun selalu bangga saat ia keluar dari pagar rumahnya dan menjadi pusat perhatian orang jogging. Disaat itu juga ia akan memberikan senyum terbaiknya.

“Nyonya Nam!” Sapanya sambill melambaikan tangan. Sementara Kibum hanya tersenyum tipis. Lalu dengan paksa menekan tombol penutup kaca.

“Hey mengapa kau tutup kacanya! Lihat fans ku pada kecewa!” Bantah Kyuhyun sembari menekan tombol pembuka kaca mobil. Namun naas, tidak berguna karena Kibum telah menguncinya.

“Mereka bukan fansmu. Melainkan tetangga yang kebetulan lewat saat jogging.” Lanjut Kibum tanpa berekspresi. “Jangan seperti anak kecil, Kyuhyun. Kau sudah 15 tahun.”

“Dan panggil aku hyung. Jangan berteriak kepadaku.” Lanjut Kibum lagi sembari bersikap serius.

Kyuhyun tidak hanya diam. Ia menjulurkan lidahnya pada Kibum sembari menekan tombol klakson beberapa kali. Senyum evilnya mengembang sempurna. Tangannya serasa ringan untuk menekan-nekan tombol di tengah stir kemudi itu.

“Bodoh!”

TIN TIN!

Sedari tadi klakson terus berbunyi menghiasi jalanan. Padahal sudah sampai di jalan besar. Kyuhyun masih saja tanpa perasaan bersalah menekan tombol klakson.

“Wae Kyuhyun-a! Jinja?! Kau mau mati?” Kibum berteriak panic sembari meniup-niup tangan Kyuhyun yang terus-menerus menekan tombol klakson. Kedua tangan Kibum tidak kuasa menyanggah tangan Kyuhyun karena sibuk menyetir mobill. “Babo! Singkirkan tanganmu!”

“Kau mau mati?”

“Nanti polisi menangkap kita babo!”

“Kyuhyun hentikan!”

“Kyuhyun!!!”

“Kuhitung sampai tiga. Satu- dua-…”

“Kyuhyun hentikan!!”

TIN TIN TIN!

Klakson masih menggema keseluruh penjuru jalan. Para pengguna jalan mengedarkan pandangannya kemana arah suara memekakkan telinga itu. Mata-mata marah pengguna jalan mengarah ke mobil merah spot yang melaju di depannya. Mobil itu berteriak-teriak tak tahu adab.

Sementara di dalam mobil,

“Kyuhyun! Hentikan!”

Kibum sudah dinanak kepalanya. Amarahnya sudah naik ke ubun-ubun. Urat di keningnya mulai menonjol menunjukkan relief. Namun, Kyuhyun masih saja bertingkah.

“Andwae” Balas Kyuhyun cepat.

Sementara bunyi klakson masih terdengar.

To Be Continued

maaf pendek baru intro ff😀

butuh kritik dan saran, ini ff titipan temen aku di twitter idenya dari dia😀

21 comments

  1. Chinguuu,gue boleh kan ngelempar kyuhyun ke comberan (-___-‘)
    Itu anak nyebelin bgt (-___-‘) Ihhh samaan umurnya disini sama gue (*w*)b
    Tapi sorry yeee gue tetep kaga demen ama lu Kyu,Soalnya gue udah ada Abang Unyuk Tercintahhh (*w*) Chaggiii~~~ ^^
    Nice ^^)b FF chingu.
    Lanjutannya jgn lama2 yahhhh
    Soalnya gak sabar ^^
    Keep Writing (^^)9

      1. heheheee jgn tertipu dgn ID kuu yah ( *3*)
        Enggak jdi dehh ngelempar Kyu ke comberan,entar Unyuk jdi tumbal #NgeriSendiri
        (-___-)’
        Oh iya chingu,OMCIA! nya dilanjutin yahh penasaran sama hubungan couple somvlak entuhhhh (*w*) Mueheeehehehee

  2. Gak sabar nunggu kelanjutannya, fanfic nya daebak bgt apalagi cast nya Kyu oppa seru bgt, ditunggu kelanjutannya ya eonn, figthing ^^9

Kritik dan Saran ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s